DOSIS RADIASI.doc

    Sunday, July 8, 2012
    Belajar Dosis radiasi & Berbagi Ilmu Dosis radiasi - Mengingat radiasi dapat membahayakan kesehatan, maka pemakaian radiasi perlu diawasi, baik melalui peraturan-peraturan yang berkaitan dengan pemanfaatan radiasi dan bahan - bahan Radioaktif, maupun adanya badan pengawas yang bertanggung jawab agar peraturan - peraturan tersebut diikuti. Di Indonesia, badan pengawas tersebut adalah Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir)
    Filosofi proteksi radiasi yang dipakai sekarang ditetapkan oleh Komisi Internasional untuk proteksi Radiasi (International Commission on Radiological Protection, ICRP) dalam suatu pernyataan yang mengatur pembatasan dosis radiasi, yang intinya sebagai berikut :

    1. Suatu kegiatan tidak akan dilakukan kecuali mempunyai keuntungan yang positif dibandingkan dengan resiko, yang dikenal sebagai azas justifikasi
    2. Paparan radiasi diusahakan pada tingkat serendah mungkin yang bisa dicapai (as low as reasanably achievable,ALARA) dengan mempertimbangkan faktor ekonomi dan sosial, yang dikenal sebgai azas optimasi
    3. Dosis perorangan tidak boleh melampaui batas yang direkomendasikan oleh ICRP untuk satuan lingkungan tertentu, yang dikenal sebagai azas limitasi
    Konsep untuk mencapai suatu tingkat serendah mungkin merupakan hal mendasar yang perlu dikendalikan, tidak hanya untuk radiasi tetapi juga untuk semua hal yang membahayakan lingkungan. Mengingat bahwa tidak mungkin menghilangkan paparan radiasi secara keseluruhan, maka paparan radiasi diusahakan pada tingkat yang optimal sesuai dengan kebutuhan dan manfaat dari sisi kemanusiaan.
    Menurut Bapeten, nilai batas dosis dalam satu tahun untuk pekerja radiasi adalah 50 mSv (5 rem), sedang untuk masyarakat umum adalah 5 mSv (500 mrem). Menurut laporan penelitian UNSCEAR, secara rata – rata setiap orang menerima dosis 2.8 mSv (280 mrem) per tahun, berarti seseorang hanya akan menerima sekitar setengah dari nilai batas dosis untuk masyarakat umum.
    Ada dua catatan yang berkaiatan dengan niali batas dosis ini. Pertama, adanya anggapan bahwa nilai batas ini menyatakan garis yang tegas antara aman dan tidak aman. Hal ini tidak seluruhnya benar. Nilai batas ini hanya menyatakan batas dosis radiasi yang dapat diterima oleh pekerja atau masyarakat, sejauh pengetahuan yang ada hingga saat ini. yang lebih penting dari pemakaian nilai batas ini adalah diterapkannya prinsip ALARA pada setiap pemanfaatan radiasi.
    Untuk mengurangi kemungkinan terkena radiasi dengan dosis berlebihan perlu diingat pedoman kerja yang disingkat dengan ALARA atau As Low As Reasonably Achievable, yaitu bekerja dengan radiasi serendah – rendahnya yang masih memungkinkan untuk dicapai/dilaksanakan. 

    DOSIS RADIASI.doc

    Download Dosis radiasi.doc

    Dari document ini dapat disimpulkan bahwa :
    • Dosis terserap adalah banyaknya energi radiasi pegion yang terserap per satuan massa bahan, misalnya jaringan tubuh manusia. Yang dinyatakan dalam satuan Gray dengan simbol Gy
    • Radiasi tidak dapat dilihat langsung dengan panca indera melainkan menggunakan peralatan khusus Monitor  Radiasi.
    • Monitor radiasi untuk mengukur jumlah radiasi atau dosis yang diterima oleh seseorang disebut dosimeter perorangan, sedangkan untuk mengukur kecepatan radiasi atau laju dosis disuatu area dikenal dengan nama survaimeter.
    • Dosis Ekivalen adalah dosis terserap dikalikan dengan Faktor Bobot-Radiasi. Nilai faktor bobot-radiasi ini berlaianan untuk setiap jenis radiasi, bergantung pada kemampuan radiasi tersebut untuk merusak jaringan tubuh manusia
    • Dosis radiasi yang diterima oleh seseorang dapat berasal dari alam (secara alamiah) maupun dari radiasi buatan manusia (misalnya pemakaian sinar-X dalam bidang kedokteran)
    • Dosis Radiasi alam
      • Radiasi kosmik : Pada permukaan bumi, secara rata-rata dosisnya sekitar 0,4 mSv (40 mrem) per tahun
      • Kerak bumi : Secara rata-rata, kita menerima dosis 0,5 mSv (50 mrem) per tahun dari radiasi gamma alamiah yang berasal dari bebatuan dan tanah.
      • Radon : Dosis efektif rata-rata dari gas radon ini sekitar 1,2 mSv (120 mrem) per tahun.
    • Dosis Radiasi buatan
      • Kedokteran : Dosis efektif rata-rata yang berasal dari bidang kedokteran ini sekitar 0,4 mSv (40 mrem) per tahun.
      • Uji coba bom nuklir : Dosis efektif rata-rata akibat radionuklida hasil uji coba bom nuklir sekitar 0,005 mSv (0,5 mrem) per tahun.
      • Kecelakaan PLTN chernobyl : kecelakaan ini menyebabkan dosis efektif rata – rata sekitar 0,002 mSv (0,2 mrem) per tahun
      • PLTN : dosis efektif rata-rata yang berasal dari energi nuklir ini sekitar 0,0002 mSv (0,02 mrem) per tahun.


    Daftar pustaka

    Radiation, People and the Environment, IAEA, Austria, 2004
    http://www.batan.go.id/pusdiklat/elearning/proteksiradiasi/pengenalan_radiasi.htm
    Key word : KONSEP DOSIS RADIASI, makalah Dosis radiasi, Dosis radiasi.doc, power point Dosis radiasi, materi Dosis radiasi, pengertian Dosis radiasi, contoh Dosis radiasi, aplikasi Dosis radiasi, Satuan dan Dosis Radiasi, Efek Radiasi Terhadap Manusia, Dosis Radiasi yang Bisa Diterima Manusia.


    KIMIA UDARA.DOC

    Friday, April 13, 2012
    KIMIA UDARA
    PENDAHULUAN
    A. Latar Belakang
    Tanpa udara kita tidak akan ada. Udara tidak tampak, sehingga sering kita anggap tidak ada. Di bumi kita ada sekitar 5,8 milyar ton udara. Makin jauh dari bumi, kerapatan udara semakin kecil. Setelah 10 Km diatas bumi, kita tidak dapat hidup lagi. Diatas 12 Km, lilin tidak dapat menyala lagi, karena itu makhluk hidup bergantung pada udara.
    Partikel-partikel di udara menempel dimana saja di lingkungan kita, yang paling berbahaya adalah yang terhirup oleh paru-paru kita. Tiap menit kita menghirup udara sekitar 15-17 kali. Ukuran udara bermacam-macam mulai dari 0,1-10 mikron. Udara bersih merupakan campuran dari berbagai gas yaitu : Nitrogen, Oksigen, Karbondioksida, Hellion, Neon, Xenon, Kripton, Metana, Karbonmonoksida, Amoniak, Nitrat oksida dan Hidrogen sulfida.
    B. Maksud dan Tujuan
    Maksud dan tujuan dibuatnya makalah ini adalah :
    - Agar kita mengetahui apa itu udara
    - Agar kita mengetahui unsur penyusun udara
    - Agar kita mengetahui seberapa besar manfaat udara bagi kehidupan
    - Agar kita lebih bersyukur kepada Alloh SWT. 

    PEMBAHASAN
    Udara merupakan campuran berbagai macam gas dan partikel yang menyelimuti bumi. 
    A. KOMPONEN UDARA
        Manusia tidak akan bisa hidup di ruangan yang tidak memliki udara. Manusia juga tidak akan bisa hidup di dalam ruangan walaupun ruangan tersebut berisi udara jika komposisi penyusun udaranya tidak tepat atau ada bahan berbahaya yang terlarut di dalam udara. Saat ini kehidupan manusia ditopang oleh komposisi udara. 
    Beberapa manfaat macam-macam kandungan gas penyusun udara, yaitu:
    1) Oksigen (O2)
    Adalah unsur kimia dalam sistem tabel periodik yang mempunyai lambang O dan nomor atom 8. Merupakan unsur yang mudah bereaksi dengan hampir semua unsur lainnya. Oksigen merupakan unsur paling melimpah ketiga di alam semesta berdasarkan massa. Gas oksigen mengisi 20,9% volume atmosfer bumi. Oksigen mengembun pada suhu 90,20 K (-182,95º C, -297,31º F) dan membeku pada suhu 54,36 K (-218,79º C, -361,82º F), oksigen merupakan zat yang sangat reaktif dan harus dipisahkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar.
    Oksigen atau O2 adalah udara yang diperlukan makhluk hidup untuk bernapas. Selain itu, Oksigen (O2) juga digunakan dalam produksi baja dan untuk pengelasan. Gas oksigen (O2), merupakan gas yang diperlukan untuk pembakaran makanan dalam tubuh makhluk hidup. Pembakaran tersebut menghailkan energi dimana energi ini dibutuhkan untuk melakukan segala aktivitas manusia.
    2) Nitrogen (N2)
    Adalah unsur kimia dalam sistem periodik unsur yang memiliki lambang N dan nomor atom 7. Biasanya ditemukan sebagai gas tanpa warna, tanpa bau, tanpa rasa dan merupakan gas diatomik bukan logam yang stabil, sangat sulit bereaksi dengan unsur atau senyawa lainnya. Nitrogen mengisi  78,08% atmosfer di bumi dan membentuk banyak senyawa penting seperti asam amino, amoniak, asam nitrat dan sianida.
    Nitrogen mengembun pada suhu 77 K (-196º C) pada tekanan atmosfer dan membeku pada suhu 63 K (-210º C). Ada dua isotop nitrogen yang stabil yaitu 14N dan 15N. Yang paling banyak adalah 14N (99,634%) yang dihasilkan dari bintang-bintang dan yang setelahnya adalah 15N.
    Nitrogen (N2) dipakai untuk membuat ammonia yang pada gilirannya menjadi bahan baku pembuatan pewarna, pupuk, bahan peledak, obat – obatan, dan plastik. Gas Nitrogen (N2) sangat penting untuk tumbuh-tumbuhan. Hal ini disebabkan gas nitrogen merupakan bahan utama penyubur tanah. Jadi gas nitrogen sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup manusia.
    3) Karbondioksida (CO2)
    Adalah senyawa kimia yang terdiri dari zat atom oksigen yang terikat secara kovalen dengan sebuah atom karbon, berdasarkan volume rata-rata konsentrasi karbondioksida di atmosfer bumi 387 ppm. Jumlah ini dapat bervariasi tergantung dari lokasi dan waktu. Karbondioksida dihasilkan oleh semua hewan, tumbuh-tumbuhan, fungi dan mikroorganisme pada proses respirasi dan digunakan oleh tumbuhan pada proses fotosintesis.
    Karbondioksida tidak mempunyai bentuk cair pada tatanan dibawah 5,1 atm namun langsung terjadi padat pada temperatur dibawah -78º C. Dalam bentuk padat, karbondioksida umumnya disebut sebagai es kering. CO2 adalah oksida asam, larutan CO2 mengubah warna lakmus biru menjadi merah muda.
    Pada keadaan standar, rapatan karbondioksida sekitar 1,98 kg/m2. Kira-kira 1,5 kali lebih berat dari udara. Molekul karbondioksida (O=C=O) mengandung dua ikatan rangkap yang berbentuk linear. Senyawa ini tidak begitu reaktif dan tidak mudah terbakar, namun bisa membantu pembakaran garam seperi magnesium.  
    Selain Oksigen (O2) yang berperan dalam proses pernapasan manusia, karbondioksida (CO2) juga berperan dalam proses pernapasan manusia. Selain itu, karbondioksida menyebabkan buah dalam minuman yang menguap atau bersuara mendesis ketika kemasannya dibuka. Karbon dioksida (CO2) merupakan gas hasil pernapasan. Gas ini sangat diperlukan tumbuhan untuk proses fotosintesis. Dalam udara, karbon dioksida berfungsi sebagai penyimpan panas yang dipancarkan oleh bumi. Jika di atas permukaan bumi tidak ada karbon dioksida, bumi akan menjadi sangat dingin. Namun jika terlalu banyak karbon dioksida maka permukaan bumi akan menjadi sangat panas.
    4) Argon (Ar)
    Argon adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ar dan nomor atom 18. Gas mulia ke-3, di periode 8, argon membentuk 1% dari atmosfer bumi.
    5) Karbon monoksida (CO)
    Gas ini sangat berbahaya, tidak berwarna dan tidak berbau, berat jenis sedikit lebih ringan dari udara (menguap secara perlahan ke udara), CO tidak stabil dan
    membentuk CO2 untuk mencapai kestabilan phasa gasnya. CO berbahaya karena
    bereaksi dengan hemoglobin darah membentuk Carboxy hemoglobin (CO-Hb).
    Akibatnya fungsi Hb membawa oksigen ke sel- sel tubuh terhalangi, sehingga gejala keracunan, sesak nafas dan penderita pucat.
    6) Gas lain dalam udara
    kripton (Kr), neon (Ne), atau xenon (Xe) merupakan gas-gas yang sulit bereaksi dengan unsur-unsur lain. Neon dan argon banyak digunakan untuk mengisi bohlam (lampu pijar).
    Gas Helium (He) dan hidrogen (H2) merupakan gas yang sangat ringan. Oleh karena itu, dalam atmosfer letaknya di lapisan bagian atas. Gas-gas tersebut sering digunakan sebagai pengisi balon. Di matahari, terjadi reaksi fusi (penggabungan) gas-gas hidrogen menjadi helium. Dari reaksi tersebut dihasilkan energi yang sangat besar. Energi inilah yang merupakan sumber energi bagi kehidupan di bumi.
    Ozon (O,) merupakan salah satu bentuk molekul oksigen. Gas ozon terletak di bagian adalah cahaya matahari yang mempunyai energi sangat tinggi. Sinar ini sangat berbahaya jika yang sampai di bumi terlalu banyak.

    Download makalah full untuk melanjutkan halaman seperti dibawah ini : KLIK DISINI

    B. LAPISAN – LAPISAN ATMOSFER
    C. KELEMBABAN UDARA
    D. MANFAAT UDARA UNTUK KEHIDUPAN

    Antoine Lavoisier Sang Bapak Kimia Modern
    Antoine Lavoisier
    Sang Bapak Kimia Modern


    DAFTAR PUSTAKA

    Ali, Drs. Abdullah dan Rahma, Ir. Eni.1991.ilmu alamiah dasar.jakarta: bumi aksara
    Petrucci, Ralph H dan Suminar.1992.Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern. jakarta: erlangga

    Semua artikel ini dilindungi oleh Hak Cipta, boleh anda copy paste asalkan disertai dengan sumber dengan meminta ijin terlebih dahulu. Terimakasih.




    APA PENYEBAB TERJADINYA TANAH LONGSOR??? Temukan Jawabannya KLIK DISINI
    key word : download makalah kimia udara, macam macam udara, lapisan lapisan atmosfer, manfaat udara untuk kehidupan, bapak kimia modern, makalah macam macam udara, makalah lapisan atmosfer, pencemaran udara. 


    Telaah Energi.doc

    Monday, April 9, 2012
    ENERGI 

    PENDAHULUAN
    1. Latar Belakang Masalah
       Krisis energi dunia merupakan masalah bersama dan sudah tidak dapat dihindari lagi. Masyarakat dunia terutama di negara-negara maju sudah mulai mengambil langkah-langkah untuk mengurangi krisis tersebut. Mereka seakan berlomba-lomba untuk mencari alternatif energi pengganti dengan menggunakan bahan-bahan yang dapat diperbarui dan ramah terhadap lingkungan. Penggunaan bahan-bahan tambang (yang tidak dapat diperbarui) untuk pembangkit listrik mulai ditinggalkan. Teknologi-teknologi hemat bahan bakar dengan mesin-mesin yang dapat bekerja maksimal terus diciptakan. Inilah gambaran umum global sekarang krisis energi terjadi dan kondisi lingkungan hidup dunia sudah mulai rusak.
    Energi listrik yang kita pakai ini bersumber dari pembangkit yang masih menggunakan bahan-bahan tambang yang tidak dapat diperbarui. Selain merusak lingkungan akibat bahan galian dan sisa pembakaran yang dihasilkan, penggalian yang berlebihan untuk memenuhi permintaan energi listrik yang semakin bertambah menyebabkan berkurangnya cadangan bahan baku tersebut di alam.
       Sejarah mencatat bahwa revolusi industri pada perjalanan waktunya hingga abad 20 ini menjadi penyebab terjadinya krisis energi dan pemanasan global (global warming). Pemakaian energi yang berlebihan mulai dari industri hingga transportasi menyebabkan penggalian (eksploitasi) bahan-bahan tambang menjadi besar. Teknologi di bidang pertambangan pada gilirannya dipacu untuk mendukung kegiatan tersebut dan semua bermuara kepada kepentingan ekonomi.
       Dewasa ini karena dipicu oleh krisis energi dunia dan kerusakan lingkungan (pemanasan global) maka pemakaian energi yang lebih irit dan pemanfaatan energi yang terbarukan (ramah lingkungan) sangat diperlukan. Pemanfaatan energi tersebut antara lain sinar matahari dengan sel surya (photovoltaic), angin (kipas/turbin raksasa), panas bumi, biodiesel dari buah jarak, mikrohidro dan masih banyak lainnya. Pemanfaatan energi tersebut antara lain sebagai pembangkit tenaga listrik (masih dalam skala kecil menengah) dan transportasi umum. Teknologipun sudah mengikuti walau sebagian besar masih bersifat percobaan dan masih berkembang. Selain teknologi yang hemat energi dikembangkan terus menerus, kampanye hemat energipun terus disuarakan tidak hanya di negara-negara maju saja tetapi juga di negara-negara berkembang.
       Sumber energi dapat kita bagi menjadi dua yaitu sumber energi yang dapat diperbarui atau terbarukan dan yang tidak dapat diperbarui. Sumber energi yang dapat diperbarui sering kita sebut sebagai energi ramah lingkungan dan bukan merupakan bahan tambang seperti matahari, air, udara, panas bumi, gelombang laut dan yang berasal dari hewani atau nabati. Sumber energi yang lain adalah sumber energi yang tidak dapat diperbarui yang merupakan bahan tambang seperti batu bara, gas alam dan minyak bumi serta termonuklir (Nuclear Fission/Fusion). Fisi nuklir menggunakan bahan tambang Uranium 235 yang memilki persediaan sangat sedikit dan sudah diaplikasikan sebagai pembangkit tenaga listrik sedangkan Fusi nuklir masih dalam taraf percobaan dan pengembangan, berbahan dasar hidrogen.
       Bahan-bahan tambang seperti batu bara, gas alam, minyak bumi dan fusi nuklir semakin lama semakin habis, dan hasil galiannya dapat merusak lingkungan. Bahan tambang ini seperti minyak bumi, gas alam dan batu bara terjadi dari pengendapan makhluk hidup yang mati dan terkubur sejak jutaan tahun lalu dan berproses bersama bahan-bahan lain di dalam perut bumi, karena itu bahan tambang ini sering disebut juga dengan bahan bakar fosil (fossil fuel).

    2. Perumusan Masalah
        a. Macam – macam energi yang dapat diperbaharui
        b. Bagaimana penghematan energinya
        c. Bagaimana dampak positif dan dampak negatifnya bagi kehidupan.

    Telaah Energi.doc



    Download makalah energi Full (password mediafire : omkris)




    DAFTAR PUSTAKA

    Kadir Abdul. 1982. Energi. Universitas Indonesia.
    Boer, R., Masripatin, N., June, T., and Dahlan, E.N. 2001. Greenhouse Gas mitigation Technologies in Forestry Sector: Status, Prospects and Barries of Their Implementation in Indonesia. UNDP-Climate Change Enabling Activity Project.
    http://bio massa\Energi dari Biomassa Hutan.mht
    http ://terbarukan  Pengering Rumah Kaca.mht
    http://io.ppi-jepang.org Email : redaksi@io.ppi-jepang.org
    U.S. Energy Information Administration provides a wide range of statistics and information on the industry.
    Boyle, G. (ed.), Renewable Energy: Power for a Sustainable Future. Open University, UK, 1996.
    U.S. DOE Energy Efficiency and Renewable Energy (EERE) Home Page
    http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_terbarui


    Semua artikel ini dilindungi oleh Hak Cipta, boleh anda copy paste asalkan disertai dengan sumber dengan meminta ijin terlebih dahulu.

    key word : download makalah, macam macam energi, energi yang dapat diperbaharui, energi yang tidak dapat diperbaharui, makalah energi, energi panas laut, energi benda angkasa, download makalah energi, energi ombak laut, energi pasang surut, cara menghemat energi, energi air terjun, Energi planeter (energi nuklir dan magma), energi surya, energi air, energi biomassa, energi bio ethanol, energi bio diesel, energi bio gas, energi sampah kota, penghematan energi.makalah energi yg tidak dapat terbarukan, download energi matahari, pembangkit listrik tenaga nuklir.

    SIKLUS BIOGEOKIMIA.doc

    Saturday, April 7, 2012
    SIKLUS BIOGEOKIMIA

    I. PENDAHULUAN
    A. Latar Belakang Permasalahan
    Ekologi biasanya didefinisikan sebagai ilmu tentang interaksi antara organisme - organisme dan lingkungannya. Berbagai ekosistem dihubungkan satu sama lain oleh proses-proses biologi, kimia, fisika. Masukan dan buangan energi, gas, bahan kimia anorganik dan organik dapat melewati batasan ekosistem melalui perantara faktor meteorologi seperti angin dan presipitasi, faktor geologi seperti air mengalir dan daya tarik dan faktor biologi seperti gerakan hewan. Jadi, keseluruhan bumi itu sendiri adalah ekosistem, dimana tidak ada bagian yang terisolir dari yang lain. Ekosistem keseluruhannya biasanya disebut biosfer. 
    Biosfer terdiri dari semua organisme hidup dan lingkungan biosfer membentuk “shell” (kulit), relatif  tipis di sekeliling bumi, berjarak hanya beberapa mil di atas dan di bawah permukaan air laut. Kecuali energi, biosfir sudah bisa mencukupi dirinya sendiri, semua persyaratan hidup yang lain seperti air, oksigen, dan hara dipenuhi oleh pemakaian dan daur ulang bahan yang telah ada dalam sistem tersebut. 
    Materi yang menyusun tubuh organisme berasal dari bumi. Materi yang berupa unsur-unsur terdapat dalam senyawa kimia yang merupakan materi dasar makhluk hidup dan tak hidup. Siklus biogeokimia atau siklus organikanorganik adalah siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik. Siklus unsur-unsur tersebut tidak hanya melalui organisme, tetapi juga melibatkan reaksi-reaksi kimia dalam lingkungan abiotik.
    Semua yang ada di bumi ini baik mahluk hidup maupun benda mati tersusun oleh materi. Materi ini tersusun atas unsure-unsur kimia antara lain karbon (C), Oksigen (O), Nitrogen (N), Hidrogen (H), dan Fosfor (P). Unsur-unsur kimia tersebut atau yang umum disebut materi dimanfaatkan produsen untuk membentuk bahan organik dengan bantuan matahari atau energi yang berasal dari reaksi kimia. Bahan organik yang dihasilkan merupakan sumber energi bagi organisme. Proses makan dan dimakan pada rantai makanan menngakibatkan aliran materi dari mata rantai yang satu ke mata rantai yang lain. Walaupun mahluk hidup dalam satu rantai makanan mati, aliran materi akan tetap berlangsung terus. Karena mahluk yang mati tersebut diurai oleh dekomposer yang akhirnya akan masuk lagi ke rantai makanan berikutnya. Demikian interaksi ini terjadi secara terus menerus sehingga membentuk suatu aliran energi dan daur materi.
    Mahluk hidup, terutama tumbuhan ikut mendapat pengaruh yang cukup signifikan dari suplai hara dan energi. Di alam, semua elemen-elemen kimiawi dapat masuk dan keluar dari sistem untuk menjadi mata rantai siklus yang lebih luas dan bersifat global. Namun demikian ada suatu kecenderungan sejumlah elemen beredar secara terus menerus dalam ekosistem dan menciptakan suatu siklus internal. Siklus ini dikenal sebagai siklus biogeokimia karena prosesnya menyangkut perpindahan komponen bukan jasad (geo), ke komponen jasad (bio) dan  kebalikannya. Siklus biogeokimia pada akhirnya cenderung mempunyai mekanisme umpan-balik yang dapat mengatur sendiri (self regulating) yang menjaga siklus itu dalam keseimbangan.

    B. Tujuan 
       1. Untuk mengetahui siklus biogeokimia dalam kehidupan
       2. Untuk mengetahui hubungan aliran energi dengan siklus biogeokimia
       3. Untuk mengetahui keadaan siklus biogeokimia hingga saat ini
       4. Memberikan rekomendasi dalam menjaga keberlanjutan siklus biogeokimia di alam

    Download lengkap makalah Siklus biogeokimia, klik disini.

    SIKLUS BIOGEOKIMIA.doc





    VI. DAFTAR PUSTAKA
    Buchari, dkk. 2001. Kimia Lingkungan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Jakarta.
    Riastuti, Dwi. 2005. Daur Biogeokimia. http://www.freewebs.com/ciget/
    daur%20biogeokimia.html [09 Desember 2011]

    Semua artikel ini dilindungi oleh Hak Cipta, boleh anda copy paste asalkan disertai dengan sumber dengan meminta ijin terlebih dahulu.

    Key word : makalah biogeokimia, siklus biogeokimia, soal biogeokimia, daur biogeokimia, siklus atmosfer, siklus hidrologi, siklus carbon, siklus oksigen, siklus nitrogen, siklus sedimen, siklus fosfor, siklus belerang (sulfur), apakah sama aliran materi dengan daur biogeokimia.daur nitrogen, makalah kimia lingkungan, biogeokimia 2012, daur biogeokimia 2012

    Jual Kamboja Kering Dan Basah

    Pohon kamboja, khususnya kamboja berbunga putih (Plumeira alba), masih dipandang sebelah mata. Sebab, kebanyakan tanaman ini tumbuh di kuburan. Tidak jarang, orang menyebutnya sebagai bunga kuburan. Bunganya yang telah dikeringkan, lantas ditumbuk halus, banyak dipakai sebagai bahan baku wewangian, kosmetik, industri kerajinan dupa, spa, serta teh herbal. Untuk harga perkilo, kami tidak mematok harga paten dikarenakan harga yang tidak stabil dan berubah sewaktu-waktu. Jika anda berminat, silahkan hubungi kami atau jika anda ada di Banjarmasin, bisa datang langsung ke tempat kami.
    Dikirim oleh : Kamboja Kering, banjarmasin, 081334232727 | Kunjungi Website

    Dijual Rumah ada sarang Walet-Tulungagung

    Dijual Rumah Murah ada sarang Walet lengkap Dengan Instalasi Speaker, lb 90m2 sarang walet 3x7m diatas ada kolam, rumah monyet untuk walet 2x2m. Harga 175juta tanpa perantara Bila ada yang berminat langsung hubungi kami
    Dikirim oleh : Rumah Murah, Bangoan kedungwaru Tulungagung, 081351015777 | Kunjungi Website